Padahal saat itu, disekelilingku dipenuhi tangis. Namun, aku masih tersenyum.
Tepat di depanku, seorang wanita yang dulunya menduakanku, ikut menangisiku. Saat itu, aku masih tersenyum.
Disebelahnya, seorang wanita yang baru kemarin menolak mentah-mentah cintaku, ternyata, ikut meneteskan air mata. Aku masih tersenyum.
-------
Kemarin malam, ku layangkan pisau ke nadiku sendiri, berharap mengakhiri senyumku sendiri. Namun, aku masih tersenyum. Aku tak tahu apa yang kulakukan ini benar, aku cuma ingin mengakhiri penyakitku, SUMBING. --- nyatanya, aku adalah orang yang menangis di dalam senyuman.



















