Bekas bibir itu, membekas dalam sebuah ingatan, seperti lumut pada bebatuan sungai, semakin hari semakin tak aku mengerti
baju bukan ingatan yang bisa dibersihkan
namun ingatan adalah baju yang kau belikan
sangat cocok untuk ukuran kepala
pas, hangat dan lembut di dalam jiwa
sampai saat ini, aku berfikir, bahwa bibirmu adalah kotoran yang paling suci, lalu bekas ciuman ini adalah noda yang paling bersih
aku sampai gila memikirkannya, aku bunuh diri di setiap malam, gemetar menggenggam cinta di dada, mencoba meraba, bagian mana yang luka
karena aku belum bisa mencuci bajuku sendiri, maka datanglah sekali lagi dalam hidupku, masuklah ke dalam rumahku, tanpa membawa apa-apa
di belakang, ada air untuk membersihkan baju itu
di ranjang, ada kebahagiaan yang harus kita selesaikan
26 Nopember 2012



















