1/
Mata adalah pintu
atau gerbang keluar masuknya luka, cinta dan kata.
Tapi kau dan dia, tidak pernah berada di sana.
di dalam pintu itu, aku hanya
m e m o r i
di bawah lampu--
cahaya yang akan terus berpijar selama kau/dia melukaiku.
2/
Ada sebuah lubang, kata beberapa orang bisa menghubungkan aku, kau dan dia.
Lubang waktu yang menghubungkan jutaan tahun m e m o r i
ke depan, juga ke belakang.
menyatukan kita di dalam satu kandungan--dalam satu perut Ibu.
2/1
Kemudian Ibu itu bercerita (sambil memeluk kita bertiga yang muat di pelukannya).
cerita tentang manusia yang suka mengejar matahari terbenam.
mereka beranggapan bahwa ada api yang tak bisa membakar mereka. Padahal, yang mereka kejar itu jauh lebih ganas membakar, bila itu gagal dikejar.
Lalu Ibu itu menasehati kita bertiga..
Jangan mengejar apapun, tapi buat --apapun-- itu mengejar kita.
Apapun yang diceritakan Ibu itu, hanya akan menjadi satu
m e m o r i
Karena kita bertiga, tak pernah dilahirkannya.
3/
Setiap tahun baru, orang-orang berbahagia
meniup terompet sambil melemparkan impian mereka yang terselip di dalam kembang api
dan m e m o r i
Tiba di tahun yang akan datang,
saat mereka sadar,
apa yang mereka tiup tahun lalu
.......adalah perasaan orang yang sedang terluka.
Pekanbaru
31 Desember 2013



















