Jumat, 16 November 2012

Bambu Runcing dari Dolly

tahun 1945
ribuan pemuda turun memenuhi lapangan
menepati janji, untuk doa orang-orang lama
3 abad letih yang mungkin sia-sia menjatuhkan darah
hanya dengan bambu, yang tajam diasah do’a
serontak mereka berteriak
merdeka.. merdeka.. merdeka
setelah semua yang tumpah ternyata tak sia-sia
adalah darah, adalah keringat, adalah airmata, adalah cinta
semua terjatuh tak pernah sia-sia
dan bambu, tetap tajam dihadapan jasad-jasad orang-orang lama
tahun 2012
jutaan anak muda turun ke jalan
tertawa bahagia, setelah dapat uang jajan
penuhi warung, segelas kopi dan sebungkus rokok
mungkin tak sadar, mereka hidup karena sebatang bambu
diantara mereka, turun ke dolly, penuhi malam, dengan birahi
menjadi pasukan dengan bambu yang tajam karena nafsu
dan semua tetap sama, seperti yang tumpah di tahun 45
jatuh tak pernah sia-sia, dari bambu yang mereka genggam
tetap sama, semua yang tumpah tak akan sia-sia
mereka tertawa bahagia, bersama sperma tumpah di dada para wanita.
*puisi untuk kita semua, agar sadar, apa yang dilakukan para pejuang, agar kita tetap ada*
 

Copyright © Alpha Hambally Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger