Beberapa menit lagi, langit senja hendak menampakkan rupanya.Sementara aku, sedang sibuk dengan aksara yang semakin tak tertata.
di kamarmu, kau menyembunyikan tangan, setelah melempar pikiran ini dengan kata-kata.
Puisi, bukan untuk penyambut luka ini, kekasihku.
Melainkan untuk menyambung hidupku, lalu bertahan dari keadaan yang tidak akan pernah kamu rasakan.
~ #S
Surabaya
2013



















