Pemalu..
Aku..
Bahkan melebihi jentayu
Yang bahagia dari balik dahan
Pemalu..
Aku..
Menutupi muka sendiri
Dengan dua tangan yang terluka
Suatu hari..
Kau tiba..
Tak sengaja menemukan
Aku yang melamun di kolong kasur
sedang menulis puisi yang entah ditujukan kepada siapa.
Kemudian Suatu hari..
Kau jatuh sakit..
Entah..
Rasanya, Aku ingin meloncat dari kolong ini
Menuju jendela kamarmu
Yang entah dimana.
Mungkin di jendela itu, aku hanya ingin merapat sebagai embun
Karena cinta, adalah kumpulan kesejukan di dalam dada.
Embun ? -- aku masih pemalu
Pemalu yang ingin sekali menjenguk keadaanmu dan menyentuh matamu.
-------
Alpha h a
Surabaya 2013
Kepada Nadya
Cepat sembuh



















