Suatu malam di (Jog)jakarta
Aku disambut hujan yang indah
Dulu, hujan ini pernah aku jatuhkan ke perasaanmu
Saat ini, aku sedang patah hati untuk pertama kali
Dan ketika ini pula, dunia seperti milik puisimu dan air mataku
Mungkin, puisi ini tak akan kau balas
Karena katamu, kau kalah akan jarak
Pula kau tak percaya akan kekuatan sajak.
Namun, terimalah puisi ini
Sebab, hanya kata-kata yang selamat menuju jakarta
Sebuah puisi terakhir untukmu, yang aku kirim dari alun-alun Jogjakarta.
Jogjakarta, 07 maret 2013



















